SEKILAS INFO
29-11-2020
  • 1 tahun yang lalu / Efektif Pembelajaran Tahun Pelajaran 2019/2020 di mulai Hari Senin Tanggal 15 Juli 2019
  • 2 tahun yang lalu / Tgl 04 – 10 juni 2018 : camp IT with Microtik Academik Tgl 09 juni 2018 : pembagian raport Tgl 10 juni – 15 juli 2018 : libur akhir tahun pelajaran
  • 2 tahun yang lalu / Tgl 14 – 16 mei 2018 : libur awal bulan suci ramadhan Tgl 17 – 19 mei 2018 : sanlat bulan ramadhan (wajib) berlaku absen Tgl 21 – 26 mei 2018 : penilaian akhir tahun (PAT) 2018
18
May 2018
0

RADAR SUKABUMI – Ratusan pelajar di SMK Yaspim, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi merayakan kelulusan sekolah dengan menyumbangkan seragam sekolah yang masih layak pakai.

Aksi tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian mereka, khususnya terhadap pelajar yang tidak mampu. Sekaligus bertujuan untuk mengingatkan kepada pelajar lain, agar tidak melakukan aksi corat-coret.

Kepala SMK Yaspim Rosad Furqon mengatakan, sumbangan seragam sekolah ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan di acara perpisahan Yaspim pada Rabu (9/5) di GOR Harapan, tepatnya di Jalan Pramuka, Desa/Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi. Menurutnya kegiatan ini baru tahun pertama dilakukan di sekolahnya.

“Tahun sebelumnya itu ada beberapa siswa ketahuan corat-coret seragam, nah tahun ini kita rubah tradisi dengan menyumbang baju seragam yang masih layak pakai,”terangnya kepada Radar Sukabumi di sela-sela perpisahan sekolah.

Rosad bersyukur, karena adanya pengertian dan keikhlasan dari para pelajar yang mau menyumbangkan seragam sekolah.
Furqon pun mengecam tindakan para pelajar yang mencorat-coret seragam sekolah, karena dinilai tidak memiliki manfaat.

Bahkan, ia mengancam bagi pelajarnya yang ketahuan mencoret seragam sekolah saat kelulusan maka ijazahnya akan ditahan pihak sekolah.

Adapun seragam dari pelajar kelas XII yang sudah lulus itu, nantinya akan disumbangkan ke adik kelas yang kurang mampu atau kepada mahasiswa baru yang kurang mampu.

“Setiap penerimaan siswa baru, sekolah selalu mengutamakan menerima siswa kurang mampu untuk kita asramakan. Karena disini juga ada khusus asrama bagi siswa dan siswi,” ucapnya.

Tahun ini, SMK Yaspim telah meluluskan 154 pelajar. Dari ratusan pelajar tersebut, mayoritas sudah terserap dunia kerja bahkan ada juga yang melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Alhamdulillah banyak siswa kita yang sudah terserap kerja di wilayah Jabodetabek, bahkan di Sukabumi juga ada dan bagi siswa yang mampu ada juga yang melanjutkan ke perguruan tinggi,”ucap Rosad.

Selain menggelar berbagai acara hiburan, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswi kelas XII yang meraih peringkat 1,2 dan 3 di kelas.

Ia berharap kedepannya para lulusan bisa lebih baik lagi, dan bagi siswa yang sudah lulus bisa cepat-cepat mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan sekolahnya.